Sejak kapan minta bantuan jadi tanda kelemahan?

Konselor Sebaya : Khansa Khairatun Hisan
Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala

Ada waktu-waktu dimana kita merasa harus bisa menangani segalanya sendirian. Ada suara kecil di kepala yang berkata, “udah, jangan menyusahkan orang, kamu pasti bisa mengurus ini sendiri”. Lalu kita mulai menutup diri, perlahan-lahan, sampai akhirnya kita lupa bagaimana
rasanya meminta bantuan tanpa merasa bersalah.

Tapi coba deh, pikir ulang. Sejak kapan minta bantuan jadi tanda kelemahan? Sejak kapan kita jadi merasa kalau butuh bantuan orang lain artinya kita tidak kuat? Padahal kalau dipikir-pikir lagi, tidak ada orang di antara kita yang bisa melewati hidup ini sendirian. Selalu ada seseorang, bisa keluarga, teman, atau orang asing yang lewat kebetulan di saat yang tepat, yang membuat kita tetap bisa melangkah terus.

Support system itu nggak selalu berbentuk solusi. Kadang dia cuma berbentuk kehadiran. Orang yang mau duduk bersama kita di tengah kekacauan, tanpa langsung bilang “move on” atau “sabar saja.” Orang yang membiarkan kita bercerita berulang-ulang tentang hal yang sama, karena mereka tahu kita sedang butuh didengar, bukan diberi nasihat. Dan kehadiran yang sederhana seperti itu, sering kali, sudah cukup membuat beban terasa lebih ringan untuk dipikul.

Kita tumbuh dengan mitos bahwa “kekuatan” berarti tidak perlu bantuan siapa pun. Padahal kekuatan sebenarnya terletak pada keberanian untuk mengakui, “aku sedang tidak baik-baik saja, dan aku butuh seseorang di sampingku”. Itu bukanlah kelemahan. Itu keberanian yang tidak banyak orang miliki, karena mengakui rasa sakit justru lebih sulit daripada berpura-pura semuanya baik-baik saja.

Jadi kalau hari ini kamu merasa sedih atau kesal, coba tanya pada diri sendiri: siapa saja orang yang bisa kamu hubungi sekarang? Siapa yang bakal dengerin tanpa menghakimi? Kalau jawabannya belum ada, nggak apa-apa. Terkadang kita hanya butuh waktu untuk menemukan orang yang benar-benar tepat. Tapi yang jelas, kamu nggak dibuat buat melewati semuanya sendirian. Dan kalau saat ini kamu belum nemu siapa itu, PPKPT bisa jadi salah satu tempat kamu mulai bercerita. kami di sini, siap dengerin dan bantu kamu.

Tinggalkan Komentar