Konselor Sebaya : LUK LUK NURUL AHYANI
Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Syiah Kuala
Hari ini saya mendapatkan ruang diskusi dan pembahasan yang sangat seru, mendalam, sekaligus membuka mata mengenai isu pelecehan seksual. Menarik bagaimana sebuah topik yang sering kali dianggap tabu, berat, dan dihindari masyarakat, justru bisa dibedah dengan begitu bernas. Diskusi ini tidak hanya memberikan saya informasi baru, tetapi juga menyalakan sebuah pemantik di dalam diri saya.
Semakin saya belajar dan memahami seluk-beluk isu ini, mulai dari bentuk-bentuknya yang kasatmata hingga dampaknya yang mendalam bagi psikologis korban, saya justru tidak merasa takut atau pesimis. Sebaliknya, pemahaman ini memicu keyakinan yang kuat di dalam dada: saya harus terus belajar. Ilmu ini terlalu penting untuk berhenti di kepala saya sendiri.
Insight terbesar hari ini adalah sebuah afirmasi positif untuk diri saya sendiri, yaitu “pengetahuan yang saya dapatkan hari ini adalah modal utama untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain, terutama untuk diri saya sendiri dan lingkungan terdekat.”
Komitmen Kecil untuk Dampak yang Besar
Melalui jurnal ini, saya ingin menanamkan pola pikir positif bahwa pemahaman yang saya miliki bisa menjadi benteng sekaligus jembatan penolong:
- Menjadi Tempat Aman (Safe Space): Dengan terus belajar, saya melatih diri untuk menjadi pendengar yang empati, tidak menghakimi, dan tahu bagaimana bersikap jika orang terdekat membutuhkan pertolongan.
- Memulai dari lingkungan terdekat: Edukasi tidak harus selalu di panggung besar. Mengoreksi lelucon seksis di tongkrongan atau mengedukasi keluarga terdekat adalah langkah nyata yang bisa saya lakukan sekarang.
- Melindungi Diri Sendiri: Paham akan batasan (boundaries) membuat saya lebih kuat dan tahu bagaimana menjaga otoritas atas tubuh dan ruang aman saya sendiri.
Belajar tentang pelecehan seksual bukan berarti berfokus pada kegelapan isunya, melainkan tentang bagaimana kita membawa lentera untuk meneranginya. Saya yakin, dengan terus memperkaya diri lewat ilmu, saya akan menjadi versi diri yang lebih bermanfaat, suportif, dan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan di sekitar saya.
PERJALANAN BELAJAR INI BARU DIMULAI!!

